Semarang. 22 Desember 2025. Ratusan siswa-siswi Ma’arif NU dari berbagai daerah di Jawa Tengah mengikuti kegiatan Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan yang diselenggarakan sebagai upaya menanamkan nilai persaudaraan, toleransi, dan kepedulian sosial di kalangan pelajar. Kegiatan kemah ini berlangsung dengan penuh semangat, kebersamaan, dan nuansa persatuan. Kemah dilaksanakan Bumi Perkemahan Chandra Birawa, Gunung Pati Semarang tanggal 15 -19 Desember 2025.
Beragam kegiatan edukatif, kreatif, dan rekreatif mewarnai jalannya kemah. Peserta mengikuti scouting skill untuk melatih keterampilan kepramukaan, kedisiplinan, serta kerja sama tim. Selain itu, kegiatan penjelajahan menjadi sarana pembentukan mental tangguh, keberanian, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Nuansa kebudayaan dan kebersamaan semakin terasa melalui permainan tradisional yang dimainkan secara berkelompok. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga mempererat ukhuwah antarsiswa Ma’arif NU se-Jawa Tengah. Peserta juga diajak mengikuti wisata edukatif untuk mengenal potensi alam dan budaya lokal di sekitar lokasi kemah.
Pada malam hari, suasana semakin meriah dengan pentas seni yang menampilkan kreativitas peserta, seperti tari, musik, dan drama bertema perdamaian dan kemanusiaan. Selain itu, digelar lomba melukis dengan tema serupa sebagai media ekspresi seni dan pesan damai. Kegiatan orasi bahasa Inggris turut menjadi ajang melatih kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta wawasan global peserta.
Kegiatan kemah juga diisi dengan lomba memasak, yang melatih kemandirian, kreativitas, dan kerja sama antarregu. Puncak kemeriahan ditandai dengan karnaval, di mana peserta menampilkan busana dan atribut bernuansa budaya, perdamaian, serta identitas Ma’arif NU, sehingga menambah semarak dan antusiasme seluruh peserta.
SMK Bhakti Kencana Subah mengirimkan 2 siswa sebagai peserta Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan yaitu Fidelya Muritiara Putrui kelas XI P dan Syifa Lailatul Aftafunnisa kelas XI F. Para peserta menyambut positif acara ini. “Saya belajar banyak tentang teamwork dari scouting skill dan senang bertemu teman baru dari seluruh Jateng,” kata Syifa Lailatul Aftafunnisa, siswi kelas XI F dari Batang.
Melalui Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan ini, diharapkan siswa-siswi Ma’arif NU se-Jawa Tengah dapat tumbuh menjadi generasi yang cinta damai, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta mampu menjaga persatuan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.






